Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2009

Dewasamu di ujung usiamu

semakin bertambah usia seseorang harusnya semakin bertambah pula kedewasaannya, bertanbah pula kata-kata bijak yang keluar dari mulutnya, bertambah pula rasa malunya, bertambah pula ke tawadhuannya, bukan asal ceplos kata, bukan sumpah serapah, bukan bibir yang ketus, bukan wajah yang masam dan muram yang membuat setiap orang sakit hati. bukan membanggakan jabatan, bukan membanggakan warisan, bukan membanggakan keturuanan, bukan pula membanggakan teman-karib kerabat-sobat-kolega dan sebagainya harusnya yang dibanggakan adalah nilai kejujuran, yang dibanggakan adalah budi pekerti, yang dibanggakan adalah amal ibadah, yang dibanggakan adalah bekal untuk berpulang, yang dibanggakan adalah wajah yang selalu di hiasi dengan senyum. sampai kapan semua hal-hal sepele harus dibesar-besarkan seperti anak yang baru lahir, yang tak tahu menahu dan hanya bisa menangis..... tidakkah kita malu dengan sekitar kita, dengan anak-anak, dengan alam yang menyaksikan kita setiap hari, semilirnya angin yang...

Mundur juga neh......

Setelah 3 minggu aku masuk mengajar di Politeknik Kotabaru, tapi akhirnya aku mundur juga. bukan mundur karena ga mampu... tapi mundur karena memang beberapa alasan: 1. Disiplin waktu ini masalah mendasar, bayangkan saja hari pertama aku masuk ngajar. aku harus menunggu mahasiswa ngumpul dari pukul 07.30 samapai jam 08.00 hanya segelintir orang saja yang datang. dan ternyata itu tidak hanya terjadi pada mahasiswanya saja tetapi sepertinya sudah mendarah diging pada diri awak pengelola dan tenaga pengajar di kampus ini. pengalaman pertama yang sama sekali sekali tidak kuharapkan. padahal disiplin, adalah titik awal seseorang bisa berbeda dari orang lain. aku sering di ingatkan kalo setiap orang harus mempunyai prinsip. dan disiplin itu adalah salah satu prinsip. 2. Fasilitas lab.. bagaimana bisa 1 PC harus di cloning rame-rame dan dipakai sekian layar... ough... luar biasa, paling sistem bagus berjalan hanya sekitar 1,5 jam saja. setelah itu satu persatu komputer pun tak bisa beroperasi...

Try Out tahap I Mencengangkan

kemaren aku menerima hasil try out ujian nasional tahap pertama, sungguh diluar dugaan dan sangat mencengangkan. seperti yang kudengar tadi dari 4 sekolah di kabupaten ini hanya tiga orang saja yang lulus. angka yang dramatis. tapi itulah kenyataanya.... kalo sudah begini apakah sebenarnya yang menjadi sebabnya, apakah di siswa, di guru ataukah pada sekolah. siapapun yang patut dipersalahkan, tapi inilah cermin dunia pendidikan kita. kita semua harus mengakuinya, keberadaan bangsa ini belum bagus-bagus amat. pendidikan saat ini masih dijadikan lahan bisnis yang empuk oleh segelintir orang. dan semoga segelintir orang tersebut segera menyadarinya. bahwa nasib bangsa ini kedepannya adalah menjadi tanggung jawab anak-anak yang saat ini sedang menjalani masa-masa belajar. hasil try out tahap I memang sungguh diluar kehendak, dan hari ini try out tahap II sudah mulai digelar... semoga saja hasilnya lebih baik dari sebelumnya.

Puisi anak2 akuntansi

Wahai belahan jiwaku... Debetlah cintaku di neraca hatimu Kan ku jurnal setiap transaksi rindumu Hingga setebal Laporan Keuanganku Wahai kekasih hatiku... Jadikan aku manager investasi cintamu Kan ku hedging kasih dan sayangmu Di setiap lembaran portofolio hatiku Bila masa jatuh tempo tlah tiba Jangan kau retur kenangan indah kita Biarlah ia bersemayam di Reksadana asmara Berkelana di antara Aktiva dan PassivaWahai mutiara kalbu ku Hanya kau lah Master Budget hatiku Inventory cintaku yang syahdu General Ledger ku yang tak lekang ditelan waktu Wahai bidadariku…Rekonsiliasikanlah hatiku dan hatimu Seimbangkanlah neraca saldo kita Yang membalut laporan laba rugi kita Dan cerahkanlah laporan arus kas kita selamanya…