Skip to main content

Posts

Showing posts from 2012

Tak semua orang suka SATE....

Setiap manusia adalah "Unik", setiap pribadi memiliki ciri dan ke khasan masing-masing sebagai Anugerah Tuhan yang patut disyukuri, yang patut di berdayakan untuk memupuk prestasi dan berbuat kebajikan. Tetapi kadang perbedaan disikapi salah, perbedaan menjadi jurang pemisah, perbedaan menjadi bahan untuk kita cek-cok bahkan tak elak banyak karena perbedaan hubungan persahabatan bahkan pernikahan berakhir... sungguh ironi jika banyak diantara kita menganggap jika kita suka Sate maka orang lain pun harus suka Sate, padahal tidak bisa seperti itu. ada batasan tertentu kehidupan seseorang yang harus kita hormati, yang harus kita junjung tinggi dan menambah warna kehidupan kita. Orang-orang sekitar kita yang khas punya nilai lebih masing-masing.. "coba bayangkan jika kita suka sate, terus ada yang suka rendang, opor, ikan asin, jika ketemu jadi rame kan tuh acara makan-makannya"... hehe.. indah jika dalam kehidupan laksana kumpul-kumpul makan seperti itu....

Maaf saya tidak mengucapkan SELAMAT

Sebagai umat beragama tentu kita mengenal yang namanya toleransi, saling menghormati dan saling membantu dalam kehidupan sehari-hari, terlebih bagi kita yang hidup dilingkungan yang sekitarnya menganut berbagai agama dan kepercayaan, jika tanpa toleransi tentu kehidupan yang nyaman tak akan terwujud.. Tetapi apakah toleransi juga perlu untuk hal-hal yang bersifat keagamaan, saya sebagai muslim tidak sepakat dengan hal tersebut.. karena menyangkut kepercayaan mohon maaf saya tidak bisa mengucapkan kata SELAMAT kepada perayaan-perayaan agaman Non-Muslim. mengapa? karena agama saya mengajarkannya, karena jelas dalam Kitab dan Pesan Rasul saya mengatakan "barang siapa yang ikut dalam suatu kaum, maka ia termasuk dalam golongan tersebut" . Cukuplah untuk anda agama anda dan untuk saya agama saya.... meski demikian kita masih bisa mengucapkan SELAMAT yang lain misal "Selamat anda menjadi karyawan teladan tahun ini, Selamat atas bisnis yang anda buka, dst...." tapi u...

Jadilah BOSSS yang baik...

Dalam satu minggu ini saya dan beberapa rekan disibukkan dengan pekerjaan akhir tahun yang lumayan menguras tenaga, fikiran dan emosi. Pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan menuntut ketelitian dan kecepatan apalagi berhubungan dengan masalah duit, tapi apa bisa jika itu semua hanya diselesaikan olah para bawahan? tentu tidak. Ada hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan yang tentu tidak bisa diputuskan oleh bawahan. Menjadi atasan apakah harus selalu identik dengan kata kata berikut "Kamu bereskan, yu aturlah, nanti yang buat saya segera, spj kan ya..." dst... Apakah ketika mereka menjadi bawahan dulu mereka pun mendapat kata-kata seperti itu dari atasannya? Oh... come on.. jadilah atasan yang baik, paling tidak untuk diri Anda sendiri. sesungguhnya suatu saat kelak seorang pemimpin akan dimintai pertanggungjawabannya, tidakkah kita semua takut akan hal tersebut... Menjadi atasan berarti menjadi panutan, menjadi tumpuan setiap staf untuk curhat tentang pekerjaan boleh jadip...

Rinduku untukmu Putriku Sayang

Putriku sayang, apa kabarmu nak... semoga Allah Senantiasa melindungi hari-harimu...  Rinduku padamu nak, setiap saat ayah hanya bisa memandangi fotomu saja, memandang senyum khasmu yang dulu membangunkan ayah tiap pagi, kini ayah hanya mampu mengingat bagaimana tiap pagi kau sudah tertawa bahagia, sudah bergerak kesana kemari, meski usiamu hanya baru hitungan bulan... putriku sayang... ingin rasanya tiap pagi masa-masa itu terulang lagi, ingin rasanya ayah selalu berada disisimu menjelang tidurmu, memperdengarkan Shalawat Nabi untukmu, meski suara ayah tak seindah yang kau mau...  putriku... kini rasa kehilangan yang ayah rasakan, ayah kini sadar beginikah rasa kehilangan saat kau selalu ayah tinggal untuk keluar kota meski hanya 1 hari saja.. kini ayah tau betapa sangat berharga waktu bersamamu.. ayah tau nak meski kau tak dapat berbicara, kau pun akan protes dengan selalu perginya ayah keluar kota... Maafkan ayah nak.. maafkan, ayah belum dapat jadi ayah baik unt...

Belajar dari anakku...

Mikhayla Khadija Anakku kini sudah genap berusia 40 hari, banyak kebiasaan-kebiasaan bayi pada umumnya yang dilakukannya... dan salah satu kebiasaannya adalah bangun ditengah malam, hmmmm satu kali dua kali ini memang merepotkan bagi sebagian orang tua, disaat yang orang lain tidur lelap dan pulas... tetapi hal tersebut menjadi pelajaran tersendiri bagiku tadi malam, putiku itu bangun dari pukul 02.00 wita.. dan rutin seperti itu.. Pukul 02.00 keatas adalah sepertiga malam, dimana Alloh Azza wajalla membukakan pintu langit, mengijabah pinta hambanya yang bermohon, Alloh Azzawajalla menyuruh setiap umatnya bangun setiap malam sebagaimana dalam FirmanNya: " [73:1] Hai orang yang berselimut (Muhammad), [73:2] bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari 1526 , kecuali sedikit (daripadanya), [73:3] (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit." Jika membaca arti dari Firman Tuhan tersebut, cukuplah seorang bayi menjadi pelajaran ...

7 Keajaiban Dunia

M embaca judulnya pasti yang terbayang dibenak anda adalah 7 keajaiban yang selama ini kita kenal, tapi kali ini beda...Hari ini saya mendapat kotak masuk dari Team Excenza, sebuah email yang berisi perenungan dan sejenak membuat saya tertegun betapa banyaknya hal yang diberikan Tuhan pada kita, hal yang selama ini sering kita lalaikan atau lupakan... berikut isi email tersebut : Tujuh Keajaiban Dunia – Sebuah Renungan.. Rekan Raswan, Hari Jumat adalah hari yang sangat dinantikan bukan? Karena besok dan lusanya weekend.. :) :) Tapi sebelumnya, luangkan waktu sejenak ya untuk beristirahat lalu membaca kisah di bawah ini. Silakaaann… Tujuh Keajaiban Dunia Sekelompok siswa kelas Geografi sedang mempelajari “Tujuh Keajaiban Dunia”. Pada awal pelajaran, mereka diminta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir tentang “Tujuh Keajaiban Dunia” saat ini. Walaupun ada beberapa ketidaksesuaian, sebagian besar daftar berisi: 1.      Piramida 2.     ...

Belajar dari mereka yang tepat.... (part 1)

Membaca dan mengagumi beberapa karyanya, membaca TL di twitterya sampai beberapa waktu yang lalu saya mengikuti seminarnya... Ippho Santosa, saya banyak belajar dari dia tentang kesuksesan, tentang 7 keajaiban rejeki dan percepatan rejeki... dari seminarnya ada satu hal yang sangat berkesan bagi saya.. ternyata untuk sukses berbakti kepada orang tua adalah hal yang sangat pokok dan tak bisa ditawar, kalo impian dan kehendak kita sudah selaras dengan orang tua tentu semua akan dimudahkan. berkaiatan dengan hal ini saya mempunyai cerita dan pengalaman pribadi tentang bagaimana keridhoan orang tua itu sangat manjur.. Cerita pertama adalah ketika saya selesai menamatkan pendidikan Mts/SMP saat itu Ibunda menyarankan saya untuk masuk sekolah SMK/SMEA, tapi saya bersikeras untuk bersekolah di Madrasah Aliyah, tak berapa lama sayapun mendaftarkan diri dan berhasil masuk tanpa tes, masa orientasi siswa pun saya jalani, dihari ke empat masa orientasi mengharuskan semua siswa baru untuk berma...

Pulanglah....

Pulanglah Kemarin selepas pulang kerja, saya mampir kerumah emak... selain untuk karena memang atas permintaan beliau juga ya karna memang sudah lama tidak kerumah tersebut... rumah sederhana yang membesarkan saya dan keluarga, rumah yang dulu kami pindahi saat belum selesai pembangunannya bahkan tak ada listrik sebagai penerangan terpaksa kami menggunakan lampu tembok.. Sesaat memasuki rumah, memang ada yang berubah.. beberapa perabot yang bergeser dan bertambah.. tetapi suasana rumah itu tetap saja sama, tidak berubah, meski kecil tapi ada kedamaian disana, meski kadang secara lahiriah gerang tapi disana penuh cinta dan kasih sayang... disanalah saya menjalani proses sehingga bisa seperti sekarang ini... meski tak mewah dengan sentuhan emak rumah itu selalu bersih dan rapi.. tak berselang lama, terjadilah pembicaraan dengan emak... banyak hal yang disampaikan emak, mulai dari tentang keluarga yang jauh, kiriman paket untuk pak de yang tak kunjung datang, hingga nasehat...

Amplop untuk Emak....

Cintaku untukmu Emak Sabtu malam yang lalu, saya menerima SMS dari Adinda yang kurang lebih begini bunyinya "Ka, ada uang lah, untuk beli obat..Bapa sakit" tak lama saya telpon adik saya tersebut untuk menanyakan sakit apa serta menanyakan Ibu ada dimana karena janjinya beliau akan menginap dirumah tempat saya tinggal...  "Mamanya ga da, kerja...." brakkk...hati saya langsung kaget, terenyuh dan sedih.. bagaimana bisa emak masih saja terus bekerja sampai jam segini (saat itu sudah pukul 7an malam).. perasaan bersalah dan harap menjadi satu.. begitu kejamkah saya pada emak? bagaimana mungkin saya terus-terusan membiarkan emak bekerja siang malam... dimana peduli saya.. saya tau sampai tulisan ini ditulis emak adalah sosok tak kenal lelah demi anak-anaknya... bahkan pekerjaan apa saja beliau lakukan untuk anaknya, bahkan tak sekali dua beliau harus berhutang dengan tetangga untuk memenuhi kebutuhan anaknya... teringat ketika masa Sekolah dulu, saat itu ...