| Pulanglah |
Kemarin selepas pulang kerja, saya mampir kerumah emak... selain untuk karena memang atas permintaan beliau juga ya karna memang sudah lama tidak kerumah tersebut... rumah sederhana yang membesarkan saya dan keluarga, rumah yang dulu kami pindahi saat belum selesai pembangunannya bahkan tak ada listrik sebagai penerangan terpaksa kami menggunakan lampu tembok..
Sesaat memasuki rumah, memang ada yang berubah.. beberapa perabot yang bergeser dan bertambah.. tetapi suasana rumah itu tetap saja sama, tidak berubah, meski kecil tapi ada kedamaian disana, meski kadang secara lahiriah gerang tapi disana penuh cinta dan kasih sayang... disanalah saya menjalani proses sehingga bisa seperti sekarang ini... meski tak mewah dengan sentuhan emak rumah itu selalu bersih dan rapi..
tak berselang lama, terjadilah pembicaraan dengan emak... banyak hal yang disampaikan emak, mulai dari tentang keluarga yang jauh, kiriman paket untuk pak de yang tak kunjung datang, hingga nasehat-nasehat kecil beliau untuk saya.. yah.. nasehat bagaimana menjalani kehidupan rumah tangga, membimbing istri, hingga mendidik anak... tak sekali memang seperti ada nada kecewa yang terdengar.. saya tau emak seolah tak puas dengan kehidupan yang saya jalani sekarang...
sore itu terasa begitu singkat, semua nasehat emak seolah memberikan darah segar... saya merasakan ketenangan dirumah itu, bukan karna rumahnya tapi karena emak yang senantiasa tulus memberikan cintanya tanpa pamrih, tanpa harap balas apapun...
sahabatku, sekali waktu pulanglah kerumah yang membesarkanmu, temuilah orang tuamu, ajaklah berbincang, tak perlu lama itu sudah bisa membuatnya merasa ada dan berarti bagimu... pasti selalu ada cinta dirumah itu... tak ada rumah yang senyaman dengan rumah itu, tak akan ada tempat dimanapun yang bisa menggantikan suasana rumah itu... Pulanglah... sapulah rumat itu, bersihkan dan peluklah orang tuamu dan kaka adikmu..
SukseslahBerbakti...
Comments