Seminggu terakhir pekerjaan dan kesibukan nampak begitu banyak, mulai dari pekerjaan rutin sampai hal-hal kecil yang kesemuanya harus diselesaikan tepat waktu, seminggu terakhir pula dirumah ibu datang dua orang yang sudah seperti ayah dan ibu sendiri bagi kami, memang kami tak memiliki hubungan darah, namun hubungan ini sudah lebih dari sekedar keluarga dekat. Ya.. ternyata hubungan dekat tak hanya mesti satu darah, kepedulian tak mesti seketurunan. Disela-sela perbincangan ringan yang kami lakukan ada hal yang menurutku menarik, ketika ibu dan ayah bercerita bagaimana kehidupan orang-orang dikampung halaman kami di desa Gunung Calang, Pamukan Selatan, sebuah desa kecil yang kaya sumberdaya mineral namun sayang tak sebanding dengan apa yang diperoleh masyarakatnya, terlebih pola fikir masyarakat yang sepertinya sulit untuk diluruskan. Berapa banyak masyarakat disana yang bekerja siang malam, lupa waktu, lupa saat sholat, bahkan cenderung begitu keras tanpa perduli dengan hubungann...
Blog Sederhana, sebagai replika dari hidup yang luar biasa dan penuh makna, kemauan belajar dan sarana berbagi... (Hidup sekali, meninggalkan jejak terbaik berkali kali, manfaatnya mengalir hingga mati)