Skip to main content

Maaf saya tidak mengucapkan SELAMAT

Sebagai umat beragama tentu kita mengenal yang namanya toleransi, saling menghormati dan saling membantu dalam kehidupan sehari-hari, terlebih bagi kita yang hidup dilingkungan yang sekitarnya menganut berbagai agama dan kepercayaan, jika tanpa toleransi tentu kehidupan yang nyaman tak akan terwujud..

Tetapi apakah toleransi juga perlu untuk hal-hal yang bersifat keagamaan, saya sebagai muslim tidak sepakat dengan hal tersebut.. karena menyangkut kepercayaan mohon maaf saya tidak bisa mengucapkan kata SELAMAT kepada perayaan-perayaan agaman Non-Muslim.

mengapa? karena agama saya mengajarkannya, karena jelas dalam Kitab dan Pesan Rasul saya mengatakan "barang siapa yang ikut dalam suatu kaum, maka ia termasuk dalam golongan tersebut". Cukuplah untuk anda agama anda dan untuk saya agama saya....

meski demikian kita masih bisa mengucapkan SELAMAT yang lain misal "Selamat anda menjadi karyawan teladan tahun ini, Selamat atas bisnis yang anda buka, dst...." tapi untuk urusan akidah jelaslah sudah saya tidak bisa mengucapkannya... kita masih bisa bersama-sama menyelesaikan pekerjaan lingkungan, kebersihan lingkungan, kita masih bisa sama-sama membuat masakan yang enak (halal tentunya), kita masih bisa saling menolong dalam hal pekerjaan dan bisnis.

melalui tulisan singkat ini, saya pun ingin berpesan kepada sahabat dan rekan-rekan yang beragama Muslim, ucapkanlah Selamat kepada teman-teman yang Non-Muslim hanya untuk hal-hal yang bersifat keseharian dan tidak menyangkut masalah akidah, ingatlah agama kita melarangnya.

Semoga Alloh, senantiasa melimpahkan hidayahnya kepada kita semua... Amin...

Comments

Popular posts from this blog

Anakku sakit

seminggu yang lalu istriku sakit ditambah 1 minggu lebih putriku sakit, dan 3 hari harus opname dirumah sakit, keceriaanya hilang, tak ada lagi suara tawa candanya yang tiap pagi selalu berkicau, gerak-geraknya pun melemah... namun demikian ada begitu banyak hikmah yang dapat kupetik saat sakitnya, selain sakit memang merupakan Takdir dari Alloh Azza Wajalla… PERTAMA, mungkin dari apa-apa yang dimakannya ada terdapat hal-hal yang haram/syubhat sumbernya, sehingga ini memberikan hikmah bagaimana agar aku lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang untuk keperluan nafkah anak dan istri. KEDUA, mungkin dalam pemilihan bahan makanan dan air kami selaku ayah dan ibu tidak teliti dengan membeli air sembarang saja tanpa memperhatikan higienitas, kesehatan sehingga Alloh menegur dengan member sakit di pencernaanya. dari kejadian ini kami akan berhati-hati dan selektif memilihkan bahan makanan dan minuman untuknya. KETIGA, mungkin selama ini kami terlena kehadirannya yang ter...

Belajar dari mereka yang tepat.... (part 1)

Membaca dan mengagumi beberapa karyanya, membaca TL di twitterya sampai beberapa waktu yang lalu saya mengikuti seminarnya... Ippho Santosa, saya banyak belajar dari dia tentang kesuksesan, tentang 7 keajaiban rejeki dan percepatan rejeki... dari seminarnya ada satu hal yang sangat berkesan bagi saya.. ternyata untuk sukses berbakti kepada orang tua adalah hal yang sangat pokok dan tak bisa ditawar, kalo impian dan kehendak kita sudah selaras dengan orang tua tentu semua akan dimudahkan. berkaiatan dengan hal ini saya mempunyai cerita dan pengalaman pribadi tentang bagaimana keridhoan orang tua itu sangat manjur.. Cerita pertama adalah ketika saya selesai menamatkan pendidikan Mts/SMP saat itu Ibunda menyarankan saya untuk masuk sekolah SMK/SMEA, tapi saya bersikeras untuk bersekolah di Madrasah Aliyah, tak berapa lama sayapun mendaftarkan diri dan berhasil masuk tanpa tes, masa orientasi siswa pun saya jalani, dihari ke empat masa orientasi mengharuskan semua siswa baru untuk berma...

Rio..oh pakde

Gue kangen lu...pak de.. Pakde...gue yang satu ini..sungguh luar biasa, super sabar uy.... orangnya..komting terbaik gue..neh... pendiam..tapi cool men... ga pernah marah...tapi sekali marah...wow...luar biasa.... ini foto pakde lagi nyantai pulang kuliah sama pas liburan dulu...