ya..rasa jengkel untuk jadwal mengajar yang selalu berubah, ntah apa maksudnya? dan selalu para anak bawang ini yang jadi korban... harus selalu siap menerima apapun yang berubah? tanpa bisa berkata banyak, tanpa bisa membantah sedikitpun.... bosan rasanya dengan keadaan seperti ini...
kalo sudah begini, anak-anaklah yang berikutnya menjadi korban.... bingung dengan jadwal dan perubahan guru. lagi-lagi anak-anak pun hanya bisa menerima tanpa bisa protes...
satu pengalaman tak terlupakan, adalah ketika aku masuk ditingkat 1 akuntansi 2. hari pertama itu aku gunakan untuk mereview materi-materi yang seharusnya sudah mereka kuasai disemester pertama. tapi sangat mencengangkan, tak terbayangkan bagiku sebelumnya. hanya 1 2 anak yang bisa menjawab dari 3 pertanyaan yang kuajukan. akhirnya dari situlah aku mau tak mau mengulang materi dari awal siklus akuntansi, dengan harapan sedikit demi sedikit dapat memahamkan anak-anak tersebut.
tapi sayang, harapan tinggal harapan aku hanya mampu bertahan 1 minggu dikelas tersebut, minggu berikutnya jadwal kembali berubah dan akupun diganti dengan guru yang lain. ada wajah menyesal dihatiku. tapi aku hanya berharap guru yang mengajar dikelas tersebut dapat lebih bisa memahami mereka dan dapat secara perlahan konsep pemahaman akuntansi dibenamkan di kepala anak-anak. Amin....
anak-anaku....bersabarlah...teruslah berusaha... dan yakinlah esok hari akan lebih cantik dan lebih indah dari hari ini.
kalo sudah begini, anak-anaklah yang berikutnya menjadi korban.... bingung dengan jadwal dan perubahan guru. lagi-lagi anak-anak pun hanya bisa menerima tanpa bisa protes...
satu pengalaman tak terlupakan, adalah ketika aku masuk ditingkat 1 akuntansi 2. hari pertama itu aku gunakan untuk mereview materi-materi yang seharusnya sudah mereka kuasai disemester pertama. tapi sangat mencengangkan, tak terbayangkan bagiku sebelumnya. hanya 1 2 anak yang bisa menjawab dari 3 pertanyaan yang kuajukan. akhirnya dari situlah aku mau tak mau mengulang materi dari awal siklus akuntansi, dengan harapan sedikit demi sedikit dapat memahamkan anak-anak tersebut.
tapi sayang, harapan tinggal harapan aku hanya mampu bertahan 1 minggu dikelas tersebut, minggu berikutnya jadwal kembali berubah dan akupun diganti dengan guru yang lain. ada wajah menyesal dihatiku. tapi aku hanya berharap guru yang mengajar dikelas tersebut dapat lebih bisa memahami mereka dan dapat secara perlahan konsep pemahaman akuntansi dibenamkan di kepala anak-anak. Amin....
anak-anaku....bersabarlah...teruslah berusaha... dan yakinlah esok hari akan lebih cantik dan lebih indah dari hari ini.
Comments