Skip to main content

Visi Hidup dalam Proposal hidup

Sekitar 4 Tahun yang lalu, saya mulai aktif di Twitter saya mulai mengenal beberapa tokoh yang menginspirasi yang hidup mempunyai visi jelas, hingga perjalanan waktu pun mengantarkan saya berjumpa dengan beberapa orang dari mereka. Seperti Pa Jamil Azzaini, Mas Ipho Santosa, Mas Adam Nova, Kang Rendy Saputra, Mba Aisha Maharani, Andre Raditya, Pa Ali Akbar, Mas Mono, Indra Noveldy, dan yang Lainnya.
Dari mereka saya banyak belajar, yang paling berkesan adalah bagaimana belajar hidup untuk orang lain (baca : bermanfaat), mengubah pandangan hidup dari Aku Kamu menjadi KITA. Bagaimana titik kesuksesan diukur ketika sesorang sudah berhasil untuk orang lain, bukan hanya sekedar materi duniawi belaka. Namun akhiratlah yang lebih utama.
Dari orang orang hebat itu saya belajar, bagaimana membuat visi hidup yang benar yang sesuai dengan  KehendakNya. Tentang visi akhirat yang ingin saya capai, pernah saya tuliskan dalam tulisan saya sebelumnya. Dan tentang visi dunia, akan saya sampaikan sekarang, visi dunia saya adalah
"Hidup sekali, meninggalkan jejak terbaik berkali kali, manfaatnya mengalir hingga mati"
Kenapa perlu visi dunia, visi dunia dibuat untuk menunjang percepatan visi akhiratnya. Dari visi dunia kita bisa jabarkan apa yang bisa kita lakukan dalam tindak nyata sehingga tercapai apa apa yang ditargetkan.
Mengapa visi ini yg ingin saya emban? Ingatlah bahwa hidup kita hanya sekali Saja, tak ada nyawa cadangan dalam diri, dunia hanyalah mampir sesaat Saja untuk itulah saya ingin meninggalkan jejak terbaik melalui karya dan kerja nyata. Karya tersebut dapat berupa tulisan di blog ini, Kalimat quote di Facebook, kultweet di Twitter, dan semoga bisa menelurkan buku yang bermutu. Jejak terbaik pun akan saya lakukan dengan menjadi PNS terbaik (sementara ini amanah nya PNS) bekerja sebaiknya, maksimal, tak terbawa ritme budaya PNS kebanyakan. Jejak terbaik pun ingin saya tinggalkan sebagai anak yg baik bagi ibunda, berusaha berbakti sekuatnya. Selain itu semoga lisan ini dikuatkan untuk bisa seperti Guru guru dan orang orang hebat seperti diatas, menginspirasi semua orang, berbuat lebih banyak untuk ummat. Dan kesemua jejak terbaik tersebut semoga Allah mudahkan menggapainya dan semoga akan mengalirkan kebermanfaatan hingga mati. Dan jejak terbaik lain masih saya rancang, belajar dari Pak Jamil akan saya tuangkan dalam Proposal Hidup.
Saya mulai mengenal Proposal Hidup ketika bertemu pak Jamil, penjelasan nya begini "saat kita mau menyelenggarakan event yg waktunya satu dua Hari itu dibutuhkan proposal, supaya jelas arah tujuan event tersebut. Nah apalagi untuk hidup yang sekian puluh Tahun, tentu Saja lebih penting dari sekedar event satu dua Hari. Bedanya proposal ini dibawa kehadapan Tuhan setiap saat, 5 waktu sehari semalam, dalam komunikasi berduaan dengan Tuhan di sepertiga malam." Visi akhirat dan visi duñia yg saya buat adalah bagian dari proposal hidup saya.
Oke, saya rasa cukup... Next time saya sambung lagi, saya sangat senang Jika kita semua bisa bersinergi sama sama menyusun proposal hidup agar kita bisa sàling mengingatkan tujuan hidup kita.
Semoga manfaat
@raswanabdullah
085249444989 - BBM 57479CF2

Comments

Popular posts from this blog

Anakku sakit

seminggu yang lalu istriku sakit ditambah 1 minggu lebih putriku sakit, dan 3 hari harus opname dirumah sakit, keceriaanya hilang, tak ada lagi suara tawa candanya yang tiap pagi selalu berkicau, gerak-geraknya pun melemah... namun demikian ada begitu banyak hikmah yang dapat kupetik saat sakitnya, selain sakit memang merupakan Takdir dari Alloh Azza Wajalla… PERTAMA, mungkin dari apa-apa yang dimakannya ada terdapat hal-hal yang haram/syubhat sumbernya, sehingga ini memberikan hikmah bagaimana agar aku lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang untuk keperluan nafkah anak dan istri. KEDUA, mungkin dalam pemilihan bahan makanan dan air kami selaku ayah dan ibu tidak teliti dengan membeli air sembarang saja tanpa memperhatikan higienitas, kesehatan sehingga Alloh menegur dengan member sakit di pencernaanya. dari kejadian ini kami akan berhati-hati dan selektif memilihkan bahan makanan dan minuman untuknya. KETIGA, mungkin selama ini kami terlena kehadirannya yang ter...

Belajar dari mereka yang tepat.... (part 1)

Membaca dan mengagumi beberapa karyanya, membaca TL di twitterya sampai beberapa waktu yang lalu saya mengikuti seminarnya... Ippho Santosa, saya banyak belajar dari dia tentang kesuksesan, tentang 7 keajaiban rejeki dan percepatan rejeki... dari seminarnya ada satu hal yang sangat berkesan bagi saya.. ternyata untuk sukses berbakti kepada orang tua adalah hal yang sangat pokok dan tak bisa ditawar, kalo impian dan kehendak kita sudah selaras dengan orang tua tentu semua akan dimudahkan. berkaiatan dengan hal ini saya mempunyai cerita dan pengalaman pribadi tentang bagaimana keridhoan orang tua itu sangat manjur.. Cerita pertama adalah ketika saya selesai menamatkan pendidikan Mts/SMP saat itu Ibunda menyarankan saya untuk masuk sekolah SMK/SMEA, tapi saya bersikeras untuk bersekolah di Madrasah Aliyah, tak berapa lama sayapun mendaftarkan diri dan berhasil masuk tanpa tes, masa orientasi siswa pun saya jalani, dihari ke empat masa orientasi mengharuskan semua siswa baru untuk berma...

Rio..oh pakde

Gue kangen lu...pak de.. Pakde...gue yang satu ini..sungguh luar biasa, super sabar uy.... orangnya..komting terbaik gue..neh... pendiam..tapi cool men... ga pernah marah...tapi sekali marah...wow...luar biasa.... ini foto pakde lagi nyantai pulang kuliah sama pas liburan dulu...