Skip to main content

Surat itu......

Assalamu’alaikum wr wb.

Dear : Dinda

Aa kini tau apa yang terjadi dengan hati aa, dengan keinginan aa, dengan semua yang bergejolak di hati aa….sms-sms yang ade kirimkan tadi pagi menyadarkan aa akan makna sebuah hubungan, makna sebuah komitmen dan bagaimana seharusnya aa bersikap…

Kini yang aa inginkan hanyalah satu…kita dapat membina kembali hubungan ini dengan kebaikan sebagaimana awal dulu kita bertemu…

Kalau mendengar lagu berikut paling tidak aa lebih tau perasaan aa seperti apa

Pernah terpikir tuk pergi
Dan terlintas tinggalkan kau sendiri
Sempat ingin sudahi sampai di sini…
Coba lari dari kenyataan…
Tapi kutak bisa jauh……
Jauh…darimu……
Dan seterusnya….

Aa sadar, aa butuh ade untuk hidup aa
Karenanya de, mari buka kembali hati kita untuk kembali memulai ini semua dengan baik, dengan hati lapang dan terbuka….percayalah aa membutuhkan ade…

Atau mungkin alunan syair lagu ada band berikut lebih tepat lagi…

Bagimana mestinya…
Membuatmu jatuh hati kepadaku
Telah kutuliskan sejuta puisi
Meyakinkanmu membalas cintaku……
Haruskah kumati karenamu
Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu
Haruskah kurelakan hidupku
Hanya demi cinta yang mungkin bisa membunuhku…
Hentikan denyut nadi jantungku
Dan kau tau betapa suci hatiku
Untuk memilikimu

Adakah keikhlasan…
Dalam palung jiwamu mengetukku
Ajarkanmu bahasa perasaan
Hingga hatimu tak lagi membeku…


Katakanlah de apalagi yang harus aa lakukan untuk meyakinkan hati ade…
Percayalah semua yang aa lakukan semata-mata hanya karena aa sayang ade, kerena aa ingin ade menuju yang terbaik…tiada maksud dihati aa untuk menganggap ade seperti anak kecil, untuk membatasi ade, untuk mengekang ade, ataupun untuk memaksa ade, tidak de, tidak ada terlintas hal-hal seperti itu dalam hati aa… seperti yang aa jelaskan sebelumnya aa hanya menepati janji aa, janji atas komitmen yang telah kita buat diawal dulu, lantas sekarang apakah aa salah jika aa menepati janji tersebut, aa mempertanggungjawabkan janji tersebut….

Hanya saja mungkin cara aa yang salah untuk menyampaikannya dan itu cukup sudah aa tersadarkan dari sikap yang ade tunjukkan ke aa. Aa seharusnya lebih bisa berfikir mendalam bahwa setiap orang mempunyai karakter berbeda untuk diingatkan, untuk dinasehati, itulah mungkin yang selama ini aa belum tau, hingga dengan teguran yang ade perlihatkan ini aa mengerti…aa mesti lebih banyak menggali tentang intrapersonal knowledge, tentang komunikasi dengan orang lain…apalagi aa Insya Allah akan menjadi guru, tentu akan banyak watak berbeda nantinya dan tentu dengan cara yang berbeda pula aa menghadapinya….
Terima kasih ya de, untuk sebuah hikmah yang dapat aa petik sekarang, paling tidak aa lebih mengenal ade, dan aa juga Insya Allah tau bagaimana aa harus bersikap….

Tapi percayalah, semua yang aa lakukan hanya Karena aa sayang ade, aa ingin ade menuju jalan yang baik dan lurus….
“Bukankah cinta adalah ketika dia mampu menunjukan kebenaran, mampu memberi tanpa harus menerima, menunjukkan meskipun ia dalam kegelapan, mencerahkan meskipun lampunya telah redup…”


Mari kita tenangkan hati kita, kita buang ego kita yang hanya akan merugikan kita….

Sementara inilah yang bisa aa sampaikan

Sayang aa untuk ade selalu,
Wassalam



Aa

Comments

Popular posts from this blog

Anakku sakit

seminggu yang lalu istriku sakit ditambah 1 minggu lebih putriku sakit, dan 3 hari harus opname dirumah sakit, keceriaanya hilang, tak ada lagi suara tawa candanya yang tiap pagi selalu berkicau, gerak-geraknya pun melemah... namun demikian ada begitu banyak hikmah yang dapat kupetik saat sakitnya, selain sakit memang merupakan Takdir dari Alloh Azza Wajalla… PERTAMA, mungkin dari apa-apa yang dimakannya ada terdapat hal-hal yang haram/syubhat sumbernya, sehingga ini memberikan hikmah bagaimana agar aku lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang untuk keperluan nafkah anak dan istri. KEDUA, mungkin dalam pemilihan bahan makanan dan air kami selaku ayah dan ibu tidak teliti dengan membeli air sembarang saja tanpa memperhatikan higienitas, kesehatan sehingga Alloh menegur dengan member sakit di pencernaanya. dari kejadian ini kami akan berhati-hati dan selektif memilihkan bahan makanan dan minuman untuknya. KETIGA, mungkin selama ini kami terlena kehadirannya yang ter...

Belajar dari mereka yang tepat.... (part 1)

Membaca dan mengagumi beberapa karyanya, membaca TL di twitterya sampai beberapa waktu yang lalu saya mengikuti seminarnya... Ippho Santosa, saya banyak belajar dari dia tentang kesuksesan, tentang 7 keajaiban rejeki dan percepatan rejeki... dari seminarnya ada satu hal yang sangat berkesan bagi saya.. ternyata untuk sukses berbakti kepada orang tua adalah hal yang sangat pokok dan tak bisa ditawar, kalo impian dan kehendak kita sudah selaras dengan orang tua tentu semua akan dimudahkan. berkaiatan dengan hal ini saya mempunyai cerita dan pengalaman pribadi tentang bagaimana keridhoan orang tua itu sangat manjur.. Cerita pertama adalah ketika saya selesai menamatkan pendidikan Mts/SMP saat itu Ibunda menyarankan saya untuk masuk sekolah SMK/SMEA, tapi saya bersikeras untuk bersekolah di Madrasah Aliyah, tak berapa lama sayapun mendaftarkan diri dan berhasil masuk tanpa tes, masa orientasi siswa pun saya jalani, dihari ke empat masa orientasi mengharuskan semua siswa baru untuk berma...

Rio..oh pakde

Gue kangen lu...pak de.. Pakde...gue yang satu ini..sungguh luar biasa, super sabar uy.... orangnya..komting terbaik gue..neh... pendiam..tapi cool men... ga pernah marah...tapi sekali marah...wow...luar biasa.... ini foto pakde lagi nyantai pulang kuliah sama pas liburan dulu...