Skip to main content

Jiwa

Ketika Gerimis tak mampu meluluhkan panas
Seketika Dinginpun merangkak perlahan
Merembet dalam dinding-dinding jiwa
Menyusup jauh kerolong dada
Meski Ada bidadari kecil yang membuat indah
Untuk Menyulam bunga-bungan kedamaian
Menyulam diantara rind-rindu yang mencekam

Tapi lihatlah ketika Asa semakin terpendam
Ketika Asa semakin menggejolak
Bak Menari indah diatas luka yang menganga
Bak tersiram air cuka
Luka itupun semakin parah
Semakin perih, semakin membuat takut
Membuat takut jiwa-jiwa kebohongan
Jiwa-jiwa yang biasa bersilat kata
Bermuka dua, melipat tangan
Jiwa yang selama ini telah penuh dengan gelak tawa
Dengan kata dan omong kosong
Dengan cibiran dan kesombongan

Jiwa itupun kini rapuh
Dikala sendiri, jiwa itupun berteriak
Meraung, menggelegar menarik suara alam
Menyesalkah jiwa itu…..
Atau hanya kepura-puraan untuk kesekian kalinya…

Jiwaku sendiri merasa muak dengan jiwa itu
Jiwaku tak mau ambil alih atas apa yang terjadi
Jiwaku tak mau bersimpati
Karena jiwa itu sudah sekian kali berulang dan terus berulang
Dan jiwaku berkata, jiwa itu tak akan berhenti dengan perulangan itu

Sawangan, 11 Juni 2008

Comments

Popular posts from this blog

Anakku sakit

seminggu yang lalu istriku sakit ditambah 1 minggu lebih putriku sakit, dan 3 hari harus opname dirumah sakit, keceriaanya hilang, tak ada lagi suara tawa candanya yang tiap pagi selalu berkicau, gerak-geraknya pun melemah... namun demikian ada begitu banyak hikmah yang dapat kupetik saat sakitnya, selain sakit memang merupakan Takdir dari Alloh Azza Wajalla… PERTAMA, mungkin dari apa-apa yang dimakannya ada terdapat hal-hal yang haram/syubhat sumbernya, sehingga ini memberikan hikmah bagaimana agar aku lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang untuk keperluan nafkah anak dan istri. KEDUA, mungkin dalam pemilihan bahan makanan dan air kami selaku ayah dan ibu tidak teliti dengan membeli air sembarang saja tanpa memperhatikan higienitas, kesehatan sehingga Alloh menegur dengan member sakit di pencernaanya. dari kejadian ini kami akan berhati-hati dan selektif memilihkan bahan makanan dan minuman untuknya. KETIGA, mungkin selama ini kami terlena kehadirannya yang ter...

Belajar dari mereka yang tepat.... (part 1)

Membaca dan mengagumi beberapa karyanya, membaca TL di twitterya sampai beberapa waktu yang lalu saya mengikuti seminarnya... Ippho Santosa, saya banyak belajar dari dia tentang kesuksesan, tentang 7 keajaiban rejeki dan percepatan rejeki... dari seminarnya ada satu hal yang sangat berkesan bagi saya.. ternyata untuk sukses berbakti kepada orang tua adalah hal yang sangat pokok dan tak bisa ditawar, kalo impian dan kehendak kita sudah selaras dengan orang tua tentu semua akan dimudahkan. berkaiatan dengan hal ini saya mempunyai cerita dan pengalaman pribadi tentang bagaimana keridhoan orang tua itu sangat manjur.. Cerita pertama adalah ketika saya selesai menamatkan pendidikan Mts/SMP saat itu Ibunda menyarankan saya untuk masuk sekolah SMK/SMEA, tapi saya bersikeras untuk bersekolah di Madrasah Aliyah, tak berapa lama sayapun mendaftarkan diri dan berhasil masuk tanpa tes, masa orientasi siswa pun saya jalani, dihari ke empat masa orientasi mengharuskan semua siswa baru untuk berma...

Rio..oh pakde

Gue kangen lu...pak de.. Pakde...gue yang satu ini..sungguh luar biasa, super sabar uy.... orangnya..komting terbaik gue..neh... pendiam..tapi cool men... ga pernah marah...tapi sekali marah...wow...luar biasa.... ini foto pakde lagi nyantai pulang kuliah sama pas liburan dulu...