Skip to main content

Kamis pun datang

Pagi ini ketuk pintu menyadarkanku dari tidur lelapku, bergegas aku buka pintu….dan ketemukan sesosok manusia dengan mengenakan kain sarung dan baju taqwanya….sembari berucap “ada teko disini?”…. sambil berjalan menuju kamir mandi bibirku berucap “teko apa?...itu ambil aja”… tak berapa lama kubasahi mukaku dengan kesegaran air nikmat Allah, aku ambil airu wudhu…kesegarkan hati dan pikiranku…. Aku ingat Allah dalam takbir Subuhku.. ya Rabb… aku mohon padamu petunjuk…beri aku kekuatan, beri aku kemudahan dlam menuntut ilmu…Amin…

Tadi malam entah jam berapa aku bisa terlelap, mungkin sekitar jam 1 pagi aku baru bisa mulai tenang bisa terlelap setelah kode-kode program yang kuketikkan sudah berhasil dijalankan, meski aku tau masih ada yang belum sempurna…. Tugas yang kubuat untuk memenuhi nilai praktek UAS mata kuliah Visual Basic…., sempet kesal juga ketika sedang konsentrasinya diriku…tetengga datang…untuk ini dan itu…. Oh…Allah…tidak tahukah dia apa yang sedang aku kerjakan,,,,, tapi ku tetap sabar…Insya Allah dengan membantunya aku pun akan diberi kemudahan oleh Allah… bukankah kesuksesan itu ketika kita mampu berbagi sekecil apapun dengan orang lain, bukankah Allah akan senantiasa melihat kesulitan hambanya ketika hamba tersebut juga mau peduli dengan saudaranya.
Sebelum siang berganti malam, kemaren selepas kuliah…..kulangkahkan kakiku menuju ruang administrasi perkuliahan….kulengkapi berkas perkuliahan kelas… ya…tugas baru sebagai sekretaris kelas menuntutku….untuk lebih sering datang ke Sekretariat Diploma… disinilah ada cerita mulai terjadi… lepas beberapa langkah dari ruang itu…. Akupun membuka laptop ini, coba mejelajahi dunia maya, awalnya hanya untuk mengupdate antivirus dan mengisi Blog…. Tapi lihatlah diujung sana…. Siapakah yang datang… Oh Allah ternyata dia, dia yang pernah mengisi hatiku dulu, dia yang hampir membuat aku lupa segalanya, dia yang juga akhirnya menyadarkanku tentang cinta dan makna kehidupan….

Ada sesuatu dalam dadaku, ketika dia semakin dekat, bibirkupun tak mampu membuka kata apapun, namun kocoba menenangkan pasukan sel darah merah yang nampaknya mulai mengalir lebih deras, aku tenangkan detak jantung yang mulai berdetak lebih kencangnya…. Aku tetap diam, aku hanya bisa menatap sebuah kata dilayar monitor yang bertuliskan “Google”..hanya itu yang bisa aku lakukan…hingga sebuah suara hampir mengejutkanku…
“Ka Raswa terimakasih ya….”
“untuk apa?” sahutkku…
“kemaren udah dikirimin file-file”
“oh ya…sama-sama”

Itulah dialog singkat dengan Aisyah…. Dia adalah salah satu sahabat dia… selanjutnya ku teruskan penjelajahanku….aku isi blog pribadiku, aku cek juga blog hima… tanpa sadar juga tiba-tiba:
“ka raswan bisa minta tolong ga?”
“iya..ada apa?” sahutku sekenanya…
“ini wirelessnya koq ga bisa ya…”

Aku coba otak-atik laptop yang diserahkannya padaku, aku masukkan IP Address wireless yang kutau, kucoba refresh dan syukurlah akhirnya bisa connect…. Tahukah kaliah..dia berada disampingku dan berkata “itu kode apaan ka? “… “ ini..kode….” jawabku ragu…. “kode wirelesnya ya?”…lanjutnya “iya”..sekenanya…
Setelah beres…aku lanjutkan petualangan didunia maya itu, tak berapa lama aku akhiri dan ku ajak rio sahabatku untuk segera meninggalkan kampus, karena memang haripun sudah mendekati senja… sepanjang jalan nyanyian-nyanyian kecil dari bang H. Rhoma aku lantunkan:

Bila kamu disisiku… hati rasa syahdu..
Satu hari tak bertemu….hati rasa rindu…


Ya kerinduanku pada kotabaru, kerinduanku pada mama dan keluarga, kerinduanku pada sekolah, pada murid-muridku, dan pada orang yang setia menantiku disana… orang yang jarang sekali aku telpon, orang yang lembut hatinya, baik perangainya, penurut, cantik parasnya secantik akhlaknya, tidak pernah kemana-mana, tidak pernah seperti temannya kebanyakan, dia hanya bisa dirumah, membantu menyulam bunga-bunga… bunga-bunga yang indah yang menghias rumahnya…. .. Oh..Allah akankah dia tetap menantiku…

Perjalanan menuju rumah…aku sempatkan untuk mengambil sepeda yang kutitipkan dibengkel karena bocor, aku sempatkan menyinggahi rumah ka rahma untuk mengambil gallon air…. Dan sesampainya dirumah… sederet saudaraku tengah duduk-duduk diteras… ah..hajir lagi ngotak-ngatik laptop rupanya, sementara dading tengah duduk asik didepan pintu,…dan ternyata asep pun tak kalah…sedang potong-potong kuku…nampak mungkin baru pulang… karena baju seragam kesayangannya masih terpasang indah diwajahnya yang mulai kusut… tak berapa lama aku ganti baju, aku ambil kaos biru berangka 8 kesayanganku, aku langkahkan kaki… menuju sebuah warung diujung gang sana……
Tak terasa magrib pun masih berpihak padaku….kalimat panggilan Allah telah berkumandang….
Allahu akbar, Allahu akbar……….

Comments

Anonymous said…
Assalamualaikum Wr.Wb, wah akhi dah mulai sering menulis rupanya. Saudara, adik dan mahasiswaku ini sedang demam nge-blog. Teruskan aja, kli aja bisa jadi novel best seller indonesia he..he.. Perjalanan hidup akan selalu kau lalui, senang, sedih, sehat, sakit, jalani dengan Ikhlas, berharap selalu ridhlo-Nya. Insyaallah kelak kau khan mengerti semua...

Popular posts from this blog

Anakku sakit

seminggu yang lalu istriku sakit ditambah 1 minggu lebih putriku sakit, dan 3 hari harus opname dirumah sakit, keceriaanya hilang, tak ada lagi suara tawa candanya yang tiap pagi selalu berkicau, gerak-geraknya pun melemah... namun demikian ada begitu banyak hikmah yang dapat kupetik saat sakitnya, selain sakit memang merupakan Takdir dari Alloh Azza Wajalla… PERTAMA, mungkin dari apa-apa yang dimakannya ada terdapat hal-hal yang haram/syubhat sumbernya, sehingga ini memberikan hikmah bagaimana agar aku lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang untuk keperluan nafkah anak dan istri. KEDUA, mungkin dalam pemilihan bahan makanan dan air kami selaku ayah dan ibu tidak teliti dengan membeli air sembarang saja tanpa memperhatikan higienitas, kesehatan sehingga Alloh menegur dengan member sakit di pencernaanya. dari kejadian ini kami akan berhati-hati dan selektif memilihkan bahan makanan dan minuman untuknya. KETIGA, mungkin selama ini kami terlena kehadirannya yang ter...

Belajar dari mereka yang tepat.... (part 1)

Membaca dan mengagumi beberapa karyanya, membaca TL di twitterya sampai beberapa waktu yang lalu saya mengikuti seminarnya... Ippho Santosa, saya banyak belajar dari dia tentang kesuksesan, tentang 7 keajaiban rejeki dan percepatan rejeki... dari seminarnya ada satu hal yang sangat berkesan bagi saya.. ternyata untuk sukses berbakti kepada orang tua adalah hal yang sangat pokok dan tak bisa ditawar, kalo impian dan kehendak kita sudah selaras dengan orang tua tentu semua akan dimudahkan. berkaiatan dengan hal ini saya mempunyai cerita dan pengalaman pribadi tentang bagaimana keridhoan orang tua itu sangat manjur.. Cerita pertama adalah ketika saya selesai menamatkan pendidikan Mts/SMP saat itu Ibunda menyarankan saya untuk masuk sekolah SMK/SMEA, tapi saya bersikeras untuk bersekolah di Madrasah Aliyah, tak berapa lama sayapun mendaftarkan diri dan berhasil masuk tanpa tes, masa orientasi siswa pun saya jalani, dihari ke empat masa orientasi mengharuskan semua siswa baru untuk berma...

Rio..oh pakde

Gue kangen lu...pak de.. Pakde...gue yang satu ini..sungguh luar biasa, super sabar uy.... orangnya..komting terbaik gue..neh... pendiam..tapi cool men... ga pernah marah...tapi sekali marah...wow...luar biasa.... ini foto pakde lagi nyantai pulang kuliah sama pas liburan dulu...