Kurasa Perih mata ini,
Kurasa letih tubuh ini,
Ingin kubanting badan diperaduan yang empuk,
Ingin kututup mata ini melanjutkan tidur lelap dalam selimut…
Tapi perih mata ini kutahan,
Tapi letih badan ini kutahan
Tapi semuanya pun kutahan
Aku tahu disana ada yang lebih menahan perih mata
Ada yang lebih menahan perih luka
Ada yang lebih menahan letih tubuh
Yang kurasa hanyalah perih mata
Yang kurasa baru sederet kata lelah badan
Bersyukurlah karena yang kurasa bukan lelah jiwa
VB… kau memaksaku untuk selalu terjaga
VB…kau memaksaku untuk selalu berhati-hati
VB…kau memaksaku untuk senantiasa bersabar
Dengan debugmu, kau mengajarkanku kesabaran
Kau ajarkan penyadaran
Kau ajarkan ketelitian..
Hingga kau yang menemaniku kepenghujung malam
Dan kau pula yang menemaniku menjumpai pagi…dini..hari..
Dikala semua orang sudah terlelap…
Kau masih juga bersabar bersamaku…
VB…sintak-sintakmu sungguh terlalu indah untuk kulukiskan
Bahkan diantara kain kanvas terindah sekalipun
Toolbox mu…bak bunga mekar…
Yang akan mekar ketika dini hari menjelang…
Bahkan bunga setamanpun tak mampu untuk kusandingkan
VB..bersamamu aku akan menjadi sabar…
Menjadi hal yang baru… hingga kokoq ayampun menyapaku
Mungkin semua orang akan tertawa
Tertawa melihat tulisan ini
Jangan salahkan mereka VB
Itu hanya karena mereka belum tau arti maha karya
Itu hanya mereka belum merasakan keindahan
Keindahan bersahabat dengan mu
Sawangan, 05 april 2008
Kurasa letih tubuh ini,
Ingin kubanting badan diperaduan yang empuk,
Ingin kututup mata ini melanjutkan tidur lelap dalam selimut…
Tapi perih mata ini kutahan,
Tapi letih badan ini kutahan
Tapi semuanya pun kutahan
Aku tahu disana ada yang lebih menahan perih mata
Ada yang lebih menahan perih luka
Ada yang lebih menahan letih tubuh
Yang kurasa hanyalah perih mata
Yang kurasa baru sederet kata lelah badan
Bersyukurlah karena yang kurasa bukan lelah jiwa
VB… kau memaksaku untuk selalu terjaga
VB…kau memaksaku untuk selalu berhati-hati
VB…kau memaksaku untuk senantiasa bersabar
Dengan debugmu, kau mengajarkanku kesabaran
Kau ajarkan penyadaran
Kau ajarkan ketelitian..
Hingga kau yang menemaniku kepenghujung malam
Dan kau pula yang menemaniku menjumpai pagi…dini..hari..
Dikala semua orang sudah terlelap…
Kau masih juga bersabar bersamaku…
VB…sintak-sintakmu sungguh terlalu indah untuk kulukiskan
Bahkan diantara kain kanvas terindah sekalipun
Toolbox mu…bak bunga mekar…
Yang akan mekar ketika dini hari menjelang…
Bahkan bunga setamanpun tak mampu untuk kusandingkan
VB..bersamamu aku akan menjadi sabar…
Menjadi hal yang baru… hingga kokoq ayampun menyapaku
Mungkin semua orang akan tertawa
Tertawa melihat tulisan ini
Jangan salahkan mereka VB
Itu hanya karena mereka belum tau arti maha karya
Itu hanya mereka belum merasakan keindahan
Keindahan bersahabat dengan mu
Sawangan, 05 april 2008
Comments