Senin, 09 Juni 2008
Ntah jam berapa tadi malam aqu dapat terlelap, yang jelas pagi ini tubuh terasa sangat berat…tak kuasa aqu bangkit…entah kenapa tak kuasa aqu untuk melangkahkahkan kaki walau hanya kekamar mandi untuk hanya sekedar menyegarkan yang lusuh, menyegarkan yang kering.
Aku perhatikan wajah itu, wajah sahabatku asep sudah beranjak dan satu persatu tubuhnya telah tertutup, sisirpun telah membuat rambutnya begitu rapi…. Aku hanya bisa memandangnya pagi ini…. Entahlah kekuatan apa yang menahanku pagi ini…. Tak berapa lama aku seolah terbawa kembali kedalam alam bawah sadar, tapi itu hanya beberapa saat, seketika aku dikejutkan dengan seseorang yang mencariku….”hemmm dari suaranya aku kenal siapa dia?” dan benar saja tak berapa butuh berukuran lebih besar telah menyusup dalam ruanganku…. Entah hasrat apa yang membawanya kemari, tapi dari katanya yang terucap terdengar jelas apa yang dia perlukan….. dia memerlukan CD Program VB, tapi sayang CD program yang kupunya tak mampu berbuat apa-apa, tak mampu menolongnya…entahlah…akupun sudah mencobanya, tapi tetap aja tuh CD rewel…apa karena gratisan ya…. Mungkin juga…
Tak berapa lama sosok itupun pergi, kini tinggallah aku sendiri, kukembali menelungkupkan badan, berselimut merah muda, sesekali aku bertanya dalam diri sendiri…. Sampai kapan aku seperti ini, aku ingin sekali punya rasa semangat, apakah ini titik jenuhku, ataukah hanya males saja, tapi terasa memang….pusing kepala pun mulai merasuk…. Hingga akhirnya aku terbawa alunan empuk angan-anganku, ditemani lembutnya selimut itu, ditemani hangatnya bantal guling… pikiranku pun melayang-layang, menari-nari diantara bayangan-bayangan yang tak kukenal pasti siapa mereka.
Bawah sadarku terus berjalan, nyenyak tidur terus bergerak hingga tok..tok..tok….”Assalamu’alaikum…” suara sahabatku membangunkanku, aku tersadar, ternyata sudah sekian jam aku terlelap. Dan cerita yang sama pun berulang ketika sang sahabat kembali mengayun langkah, menutup daun pintu, dan terdengarlah putaran roda sepeda tuaku…sebagai tanda dia telah pergi… akupun kembali bersahabat dengan selimut lembut….jauh kembali menerawang hingga pukul 04 sore.
Aku harus bangkit, akupun berjalan menuju kamar mandi, kubersihkan badan, kuambil air wudhu, meski diseberang sana, toa masjid telah bersuara beberapa menit…”hayya ‘alas sholat..” mengajak umat untuk mengingat Allah, setelah seharian beraktifitas, mengajak umat menggapai kemenangan dihari akhir nanti… air itupun perlahan turun jatuh kelantai, seiring harap agar dosa-dosaku pun terjatuh dan larut terbawa dan ter ampuni Allah SWT.
Ah…segar rasanya….
Lepas waktu isya, pa de rio datang…menjemput…rencananya aka nada rapat HIMA malam hari ini, tepat pukul 7.30 malam aku berangkat, padahal aku tau undangan juga pukul delapan…seharusnya aku bisa datang lebih cepat….tapi ternyata ketika sampai dilokasi baru 3 manusia saja yang ada, sepertinya sudah menjadi kebiasaan di manapun di negeri ini untuk selalu mengulur waktu….ah desahku… tapi aku cuek…aku tak mau memikirkan hal-hal yang tak tau apakah orang lain juga memikirkannya.
Sudah hampir satu jam lewat dari waktu undangan, akhirnya rapat pun dimulai, lihatlah…jika kalian lihat…sepertinya tidak ada kesiapan dari para pengundang, ruangan saja harus mencari kesana kemari…. Hinnga akhirnya rapatpun mulai…
Fantastis..rapat berakhir dengan jalan buntu, tidak ada hasil….ya..rapat ini membahas tentang kelanjutan organisasi kemahasiswaan…terkait dengan kepulangan sang ketua ke daerahnya. Pembicaraan a lot terjadi, berbagai usul datang silih berganti, tapi tetap saja tidak bisa menyatukan pendapat para peserta… dari dua option apakah aka nada pemilihan ulang ataukah hanya resafel saja…. Untuk memutuskan dua hal saja membutuhkan waktu sekian lama, akhirnya akupun mulai kesal... aku pikir aku harus mengangkat tangan dan menyampaikan pendapat, akupun mengankat tangan dan berucap “Diawal, sebelum rapat dimulai sang ketua sudah berkata agar masing-masing KABID membuat laporan pertanggungjawaban, ini sebenarnya indikasi bahwa HIMA periode 2008/2009 akan berakhir….dengan demikian saya rasa pemilihan ulang adalah lebih tepat.” Tapi ternyata pendapat itupun tak sedikit membantu….
Rapat berakhir tanpa putusan, hanya putusan untuk pertemuan berikutnya, sepanjang jalan….beberapa anggota masih membahas bahasan rapat termasuk aqu salah satunya…..
Tak berapa lama perjalanan kaki pun sampai didepan rumah, aqu masuk kamar, kurebahkan badan tepat disamping laptop kecil ini yang tengah menyuguhkan tayangan yang lumayan menarik….rupanya dari tadi ini sudah berjalan…ah…ga pa-pa..meski dapet belakangnya… Film inilah yang akhirnya yang mengantarku untuk menemui keesokannya.
Ntah jam berapa tadi malam aqu dapat terlelap, yang jelas pagi ini tubuh terasa sangat berat…tak kuasa aqu bangkit…entah kenapa tak kuasa aqu untuk melangkahkahkan kaki walau hanya kekamar mandi untuk hanya sekedar menyegarkan yang lusuh, menyegarkan yang kering.
Aku perhatikan wajah itu, wajah sahabatku asep sudah beranjak dan satu persatu tubuhnya telah tertutup, sisirpun telah membuat rambutnya begitu rapi…. Aku hanya bisa memandangnya pagi ini…. Entahlah kekuatan apa yang menahanku pagi ini…. Tak berapa lama aku seolah terbawa kembali kedalam alam bawah sadar, tapi itu hanya beberapa saat, seketika aku dikejutkan dengan seseorang yang mencariku….”hemmm dari suaranya aku kenal siapa dia?” dan benar saja tak berapa butuh berukuran lebih besar telah menyusup dalam ruanganku…. Entah hasrat apa yang membawanya kemari, tapi dari katanya yang terucap terdengar jelas apa yang dia perlukan….. dia memerlukan CD Program VB, tapi sayang CD program yang kupunya tak mampu berbuat apa-apa, tak mampu menolongnya…entahlah…akupun sudah mencobanya, tapi tetap aja tuh CD rewel…apa karena gratisan ya…. Mungkin juga…
Tak berapa lama sosok itupun pergi, kini tinggallah aku sendiri, kukembali menelungkupkan badan, berselimut merah muda, sesekali aku bertanya dalam diri sendiri…. Sampai kapan aku seperti ini, aku ingin sekali punya rasa semangat, apakah ini titik jenuhku, ataukah hanya males saja, tapi terasa memang….pusing kepala pun mulai merasuk…. Hingga akhirnya aku terbawa alunan empuk angan-anganku, ditemani lembutnya selimut itu, ditemani hangatnya bantal guling… pikiranku pun melayang-layang, menari-nari diantara bayangan-bayangan yang tak kukenal pasti siapa mereka.
Bawah sadarku terus berjalan, nyenyak tidur terus bergerak hingga tok..tok..tok….”Assalamu’alaikum…” suara sahabatku membangunkanku, aku tersadar, ternyata sudah sekian jam aku terlelap. Dan cerita yang sama pun berulang ketika sang sahabat kembali mengayun langkah, menutup daun pintu, dan terdengarlah putaran roda sepeda tuaku…sebagai tanda dia telah pergi… akupun kembali bersahabat dengan selimut lembut….jauh kembali menerawang hingga pukul 04 sore.
Aku harus bangkit, akupun berjalan menuju kamar mandi, kubersihkan badan, kuambil air wudhu, meski diseberang sana, toa masjid telah bersuara beberapa menit…”hayya ‘alas sholat..” mengajak umat untuk mengingat Allah, setelah seharian beraktifitas, mengajak umat menggapai kemenangan dihari akhir nanti… air itupun perlahan turun jatuh kelantai, seiring harap agar dosa-dosaku pun terjatuh dan larut terbawa dan ter ampuni Allah SWT.
Ah…segar rasanya….
Lepas waktu isya, pa de rio datang…menjemput…rencananya aka nada rapat HIMA malam hari ini, tepat pukul 7.30 malam aku berangkat, padahal aku tau undangan juga pukul delapan…seharusnya aku bisa datang lebih cepat….tapi ternyata ketika sampai dilokasi baru 3 manusia saja yang ada, sepertinya sudah menjadi kebiasaan di manapun di negeri ini untuk selalu mengulur waktu….ah desahku… tapi aku cuek…aku tak mau memikirkan hal-hal yang tak tau apakah orang lain juga memikirkannya.
Sudah hampir satu jam lewat dari waktu undangan, akhirnya rapat pun dimulai, lihatlah…jika kalian lihat…sepertinya tidak ada kesiapan dari para pengundang, ruangan saja harus mencari kesana kemari…. Hinnga akhirnya rapatpun mulai…
Fantastis..rapat berakhir dengan jalan buntu, tidak ada hasil….ya..rapat ini membahas tentang kelanjutan organisasi kemahasiswaan…terkait dengan kepulangan sang ketua ke daerahnya. Pembicaraan a lot terjadi, berbagai usul datang silih berganti, tapi tetap saja tidak bisa menyatukan pendapat para peserta… dari dua option apakah aka nada pemilihan ulang ataukah hanya resafel saja…. Untuk memutuskan dua hal saja membutuhkan waktu sekian lama, akhirnya akupun mulai kesal... aku pikir aku harus mengangkat tangan dan menyampaikan pendapat, akupun mengankat tangan dan berucap “Diawal, sebelum rapat dimulai sang ketua sudah berkata agar masing-masing KABID membuat laporan pertanggungjawaban, ini sebenarnya indikasi bahwa HIMA periode 2008/2009 akan berakhir….dengan demikian saya rasa pemilihan ulang adalah lebih tepat.” Tapi ternyata pendapat itupun tak sedikit membantu….
Rapat berakhir tanpa putusan, hanya putusan untuk pertemuan berikutnya, sepanjang jalan….beberapa anggota masih membahas bahasan rapat termasuk aqu salah satunya…..
Tak berapa lama perjalanan kaki pun sampai didepan rumah, aqu masuk kamar, kurebahkan badan tepat disamping laptop kecil ini yang tengah menyuguhkan tayangan yang lumayan menarik….rupanya dari tadi ini sudah berjalan…ah…ga pa-pa..meski dapet belakangnya… Film inilah yang akhirnya yang mengantarku untuk menemui keesokannya.
Comments