Lagi-lagi aku tertarik untuk mengulas sebuah statement dari om bob dalam bukunya "belajar goblok dari bob sadino" yaitu tentang gelas kosong. Nasehatnya begini ketika kita bertemu dengan seseorang yang ternyata hebat atau membaca buku maka jadilah diri kita seperti gelas kosong, mengapa? dengan menjadi gelas kosong kita akan siap menampung semua ilmu-ilmu dari orang tersebut.
Dengan menjadi gelas kosong berarti kita menyatakan diri kita siap untuk menerima hal-hal yang luar biasa dari orang/buku yang kita baca. Rendahkan hati dan biarkan seluruh ruang gelas terpenuhi dengan sempurna. Resapi setiap hal positif yang dapat kita gapai dan buanglah hal-hal negatif saat gelas sudah terisi penuh.
Bisa saja kita akan berubah menjadi diri yang lebih positif/menjadi lebih baik ketika berjumpa dengan seseorang atau karena membaca sebuah buku. Sepanjang gelas kosong selalu kita siapkan, yakin deh tidak pernah akan ada hal-hal yang sia-sia, meskipun tak ada hal yang dapat kita raih paling tidak kita telah menjalin silaturahmi dan menambah saudara, tentu tau kan kalo silaturahmi akan memanjangkan umur.
Jangan sesekali merasa menjadi gelas penuh, lihatlah bagaimana gelas jika sudah penuh. Isinya kesana kemari. Ketika kita sudah merasa penuh akan sulit untuk menerima nasehat dari orang lain, diri akan menjadi serba sok tau padahal masih tak tau apa-apa. Astagfirullah....
Teruslah menjadi gelas kosong, yang selalu haus akan ilmu dan kebaikan.
Ini Gelas Kosongku mana gelas kosongmu?
Semoga Manfaat
*Raswan Abdullah
Sekali lagi thanks Om bob atas Inspirasinya.
Dengan menjadi gelas kosong berarti kita menyatakan diri kita siap untuk menerima hal-hal yang luar biasa dari orang/buku yang kita baca. Rendahkan hati dan biarkan seluruh ruang gelas terpenuhi dengan sempurna. Resapi setiap hal positif yang dapat kita gapai dan buanglah hal-hal negatif saat gelas sudah terisi penuh.
Bisa saja kita akan berubah menjadi diri yang lebih positif/menjadi lebih baik ketika berjumpa dengan seseorang atau karena membaca sebuah buku. Sepanjang gelas kosong selalu kita siapkan, yakin deh tidak pernah akan ada hal-hal yang sia-sia, meskipun tak ada hal yang dapat kita raih paling tidak kita telah menjalin silaturahmi dan menambah saudara, tentu tau kan kalo silaturahmi akan memanjangkan umur.
Jangan sesekali merasa menjadi gelas penuh, lihatlah bagaimana gelas jika sudah penuh. Isinya kesana kemari. Ketika kita sudah merasa penuh akan sulit untuk menerima nasehat dari orang lain, diri akan menjadi serba sok tau padahal masih tak tau apa-apa. Astagfirullah....
Teruslah menjadi gelas kosong, yang selalu haus akan ilmu dan kebaikan.
Ini Gelas Kosongku mana gelas kosongmu?
Semoga Manfaat
*Raswan Abdullah
Sekali lagi thanks Om bob atas Inspirasinya.

Comments