Skip to main content

Without Allah i am Nothing

Dulu sekali dalam sebuah perjalanan panjang dilaman twitter seorang pengusaha kawakan yang lahir dari jerih payah, berkeringat dan berdarah-darah, kerja kerasnya telah melahirkan hasil yang membanggakan dan luar biasa. tapi yang ku kagumi darinya adalah bahwa ini semua hanya titipan, ini semua amanah yang satu hari nanti akan dimintai pertanggungjawabannya dan satu kalimat terucap "Without Allah i am Nothing" Tanpa Allah Aku bukanlah apa-apa. 

Sebenarnya prinsip ini bukan hanya dari satu dua orang saja aku dapat, dari pengusaha sukses, dari politisi sukses, pejabat, pedagang, bahkan dari mereka para pemuda yang dalam hatinya telah tertanam keimanan yang kuat dan kokoh.

Without Allah I am Nothing


Iya siapalah diri kita, tercipta dari setes air yang hina, kemudian berubah menjadi segumpal darah, segumlah darah menjadi daging, kemudian ditiupkan ruh kedalamnya. Siapa yang melakukan itu semua, Dialah Allah yang Maha Rahman Maha Rahim. Without Allah I am Nothing

Siapalah diri kita, setiap yang ada kita miliki saat ini bukanlah karena usaha bukan karena kecerdasan bukan karena turunan, semua hanyalah kemurahan Allah pada diri kita. Satu waktu secara tiba-tiba bisa saja Allah ambil semua yang ada dalam diri kita. Harta, pangkat, jabatan, Isteri/Suami, Anak-anak semua hanyalah titipan. Without Allah You Are Nothing.

Lalu kemanakah kita kembali, saat kembali nanti saat nyawa sudah meregang semua kita tinggalkan, hanyalah tempat seukuran 1 kali 2 meter dengan kedalaman 1 sampai 2 meter yang akan tempat tinggal kita selanjutnya. Hanya saja kalo dulu diatas tanah jika kembali nanti tempat itu ada didalam tanah. Sempit, Gelap, Tak ada Kawan. Without Allah we are Nothing.

Without Allah I am Nothing, 
Without Allah You Are Nothing, 
Without Allah We Are Nothing.


dan Hari ini hari kamis
ada abang abang berkumis 
sedang duduk minum teh manis
tapi koq meringis
harusnya lebih Optimis.

Semoga Manfaat
*Raswan Abdullah


Comments

Nango Nango said…
Without Allah We Are Nothing...
Betul betul betul
Tulisannya keren
Like!
:)

Popular posts from this blog

Anakku sakit

seminggu yang lalu istriku sakit ditambah 1 minggu lebih putriku sakit, dan 3 hari harus opname dirumah sakit, keceriaanya hilang, tak ada lagi suara tawa candanya yang tiap pagi selalu berkicau, gerak-geraknya pun melemah... namun demikian ada begitu banyak hikmah yang dapat kupetik saat sakitnya, selain sakit memang merupakan Takdir dari Alloh Azza Wajalla… PERTAMA, mungkin dari apa-apa yang dimakannya ada terdapat hal-hal yang haram/syubhat sumbernya, sehingga ini memberikan hikmah bagaimana agar aku lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang untuk keperluan nafkah anak dan istri. KEDUA, mungkin dalam pemilihan bahan makanan dan air kami selaku ayah dan ibu tidak teliti dengan membeli air sembarang saja tanpa memperhatikan higienitas, kesehatan sehingga Alloh menegur dengan member sakit di pencernaanya. dari kejadian ini kami akan berhati-hati dan selektif memilihkan bahan makanan dan minuman untuknya. KETIGA, mungkin selama ini kami terlena kehadirannya yang ter...

Belajar dari mereka yang tepat.... (part 1)

Membaca dan mengagumi beberapa karyanya, membaca TL di twitterya sampai beberapa waktu yang lalu saya mengikuti seminarnya... Ippho Santosa, saya banyak belajar dari dia tentang kesuksesan, tentang 7 keajaiban rejeki dan percepatan rejeki... dari seminarnya ada satu hal yang sangat berkesan bagi saya.. ternyata untuk sukses berbakti kepada orang tua adalah hal yang sangat pokok dan tak bisa ditawar, kalo impian dan kehendak kita sudah selaras dengan orang tua tentu semua akan dimudahkan. berkaiatan dengan hal ini saya mempunyai cerita dan pengalaman pribadi tentang bagaimana keridhoan orang tua itu sangat manjur.. Cerita pertama adalah ketika saya selesai menamatkan pendidikan Mts/SMP saat itu Ibunda menyarankan saya untuk masuk sekolah SMK/SMEA, tapi saya bersikeras untuk bersekolah di Madrasah Aliyah, tak berapa lama sayapun mendaftarkan diri dan berhasil masuk tanpa tes, masa orientasi siswa pun saya jalani, dihari ke empat masa orientasi mengharuskan semua siswa baru untuk berma...

Rio..oh pakde

Gue kangen lu...pak de.. Pakde...gue yang satu ini..sungguh luar biasa, super sabar uy.... orangnya..komting terbaik gue..neh... pendiam..tapi cool men... ga pernah marah...tapi sekali marah...wow...luar biasa.... ini foto pakde lagi nyantai pulang kuliah sama pas liburan dulu...