Skip to main content

Resolusi Ilmu Rezeki

Dalam artikel sebelumnya Double Entry saya sedikit membahas tentang pendapatan dan pengeluaran keuangan. Nah melalui tulisan kali ini saya akan sedikit mengulas tentang bagaimana kita menyikapi rezeki. Saat ini bagaiman kondisi keuangan kita? baik, buruk, sehat atau sedang sakit. Sudah seimbangkah antara pendapatan dan pengeluaran? 

Jika pendapatan anda lebih banyak dari pada pengeluaran selamat berarti kondisi keuangan anda sangat sehat, jika pendapatan anda sama dengan pengeluaran berarti kondisi keuangan anda sedang sehat namun menurut saya ini pun hampir sakit. Tapi jika pengeluaran lebih besar dari pendapatan Maaf saya harus katakan bahwa saat ini ibarat orang sakit berarti kondisi keuangan anda sedang kronis saatnya masuk ruang ICU.

Saat kondisi keuangan kita sedang kronis, apa yang sebaiknya dilakukan? Berdiam diri dan pasrah? Mulai mengecek sebabnya? Mulai berfikir untuk mencari pendapatan tambahan atau memulai usaha? 

Apapun yang kita fkirkan dan rencanakan? Ada sebuah rasolusi tentang bagaimana mengatur keuangan yang saya dapat dari beberapa mereka maestro dan orang-orang Sukses kebanyakan. Yaitu ketika kita menerima gaji atau pendapatan bagilah pendapatan tersebut menjadi beberapa hal: 
1. Pay your God First
2. Pay your obligation
3. Investment
4. Pay your self
5. Free your self

Jadi, yang pertama alokasikan untuk zakat, infaq, sedekah, belanja sosial alokasikan ini sebagai kebutuhan yang besarannya minimal 2,5%. Kemudian kedua alokasikan untuk Bayar hutang dan kewajiban - ingat ini wajib jangan ditunda-tunda apalagi terbawa mati. Ketiga Alokasikan untuk investasi bisa dalam bentuk tabungan, beli tanah, property, Logam mulia, dll - yang nantinya bisa digunakan saat ada kebutuhan mendadak dan dapat juga untuk investasi leher keatas berupa beli buku, ikut training, dsb. Kemudian ke empat penuhi kebutuhan sehari hari - jaga kebutuhan gizi dan kesehatan. Kemudian kelima sisanya silahkan habiskan Saja sesuka hatimu. 

Itulah cara-cara bagaimana mengalokasikan pendapatan kita, nah sebenarnya ada cara yang lebih smart dan membuat hidup berkah berlimpah... Tunggu dalam artikel selanjutnya ya...

Semoga manfaat
*RaswanAbdullah 


Comments

Popular posts from this blog

Anakku sakit

seminggu yang lalu istriku sakit ditambah 1 minggu lebih putriku sakit, dan 3 hari harus opname dirumah sakit, keceriaanya hilang, tak ada lagi suara tawa candanya yang tiap pagi selalu berkicau, gerak-geraknya pun melemah... namun demikian ada begitu banyak hikmah yang dapat kupetik saat sakitnya, selain sakit memang merupakan Takdir dari Alloh Azza Wajalla… PERTAMA, mungkin dari apa-apa yang dimakannya ada terdapat hal-hal yang haram/syubhat sumbernya, sehingga ini memberikan hikmah bagaimana agar aku lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang untuk keperluan nafkah anak dan istri. KEDUA, mungkin dalam pemilihan bahan makanan dan air kami selaku ayah dan ibu tidak teliti dengan membeli air sembarang saja tanpa memperhatikan higienitas, kesehatan sehingga Alloh menegur dengan member sakit di pencernaanya. dari kejadian ini kami akan berhati-hati dan selektif memilihkan bahan makanan dan minuman untuknya. KETIGA, mungkin selama ini kami terlena kehadirannya yang ter...

Belajar dari mereka yang tepat.... (part 1)

Membaca dan mengagumi beberapa karyanya, membaca TL di twitterya sampai beberapa waktu yang lalu saya mengikuti seminarnya... Ippho Santosa, saya banyak belajar dari dia tentang kesuksesan, tentang 7 keajaiban rejeki dan percepatan rejeki... dari seminarnya ada satu hal yang sangat berkesan bagi saya.. ternyata untuk sukses berbakti kepada orang tua adalah hal yang sangat pokok dan tak bisa ditawar, kalo impian dan kehendak kita sudah selaras dengan orang tua tentu semua akan dimudahkan. berkaiatan dengan hal ini saya mempunyai cerita dan pengalaman pribadi tentang bagaimana keridhoan orang tua itu sangat manjur.. Cerita pertama adalah ketika saya selesai menamatkan pendidikan Mts/SMP saat itu Ibunda menyarankan saya untuk masuk sekolah SMK/SMEA, tapi saya bersikeras untuk bersekolah di Madrasah Aliyah, tak berapa lama sayapun mendaftarkan diri dan berhasil masuk tanpa tes, masa orientasi siswa pun saya jalani, dihari ke empat masa orientasi mengharuskan semua siswa baru untuk berma...

Rio..oh pakde

Gue kangen lu...pak de.. Pakde...gue yang satu ini..sungguh luar biasa, super sabar uy.... orangnya..komting terbaik gue..neh... pendiam..tapi cool men... ga pernah marah...tapi sekali marah...wow...luar biasa.... ini foto pakde lagi nyantai pulang kuliah sama pas liburan dulu...