Skip to main content

Jangan hanya sampai pada keinginan

Hari ini saya mengikuti kegiatan upacara bendera di Lapangan siring laut dan hari ini ada yang beda, selain karena hari pertama penggunaan seragam yang tak biasanya, hari ini amanat upacara pun lebih berbobot yaitu tentang rencana pembangunan Kotabaru. Pembangunan yang diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan seluruh Masyarakatnya.

Adalah bukan satu dua kali saya sendiri mendengar bahwa untuk membangun Kotabaru tak bisa hanya dilakukan oleh satu dua orang tapi harus bersama-sama, dan semua tentu masih ingat dengan slogan ini "Bersama kita bisa"

Keinginan dari sang pemimpin tentu tak akan bisa tercapai tanpa didukung oleh seluruh aparatur yang ada dibawahnya dan tentu pula harus didukung seluruh masyarakat. Kata-kata seperti ini sering terdengar saat saat pergantian pemimpin, dan saya berdoa semoga hal ini bukan hanya sampai pada keinginan saja tapi dapat dituangkan dalam langkah konkret yang bisa dilakukan.

Begitu pula dengan keinginan yang ada pada diri kita, setiap diri tentu mempunyai hal yang ingin dicapai baik untuk diri sendiri maupun untuk keluarga, dan seberapa kuat sebenarnya keinginan tersebut. Apakah kita benar-benar menginginkannya atau hanya sekedar keinginan saja. Keinginan kuat atau biasa disebut impian adalah sesuatu yang jika kita bisa mencapainya kita akan merasakan kebahagiaan karenanya. 

Apa impian terbesar hidup yang ingin kita wujudkan? Sudahkah menuliskannya? Sudahkah menyusun langkah-langkah untuk mewujudkannya? Berapa lama target untuk mencapainya? Siapa saja yang akan merasakan manfaatnya jika hal tersebut terwujud?


Itulah saya rasa sederet pertanyaan agar keinginan tak hanya sampai pada keinginan belaka tetapi akan terwujud dan anda dan saya akan benar-benar merasakan kebahagiaan ketika hal tersebut tercapai.

Sekarang coba kita-kita ingat-ingat lagi keinginan/impian kita yang masih belum terealisasi, kemudian tuliskan satu persatu, susun langkah-langkah, tuliskan target pencapaiannya dan perjuangkan agar keinginan tersebut tercapai. Yakini hal tersebut tercapai pada waktunya (menurut pembina upacara hari ini keyakinan 70% menentukan keberhasilan)

Comments

Popular posts from this blog

Anakku sakit

seminggu yang lalu istriku sakit ditambah 1 minggu lebih putriku sakit, dan 3 hari harus opname dirumah sakit, keceriaanya hilang, tak ada lagi suara tawa candanya yang tiap pagi selalu berkicau, gerak-geraknya pun melemah... namun demikian ada begitu banyak hikmah yang dapat kupetik saat sakitnya, selain sakit memang merupakan Takdir dari Alloh Azza Wajalla… PERTAMA, mungkin dari apa-apa yang dimakannya ada terdapat hal-hal yang haram/syubhat sumbernya, sehingga ini memberikan hikmah bagaimana agar aku lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang untuk keperluan nafkah anak dan istri. KEDUA, mungkin dalam pemilihan bahan makanan dan air kami selaku ayah dan ibu tidak teliti dengan membeli air sembarang saja tanpa memperhatikan higienitas, kesehatan sehingga Alloh menegur dengan member sakit di pencernaanya. dari kejadian ini kami akan berhati-hati dan selektif memilihkan bahan makanan dan minuman untuknya. KETIGA, mungkin selama ini kami terlena kehadirannya yang ter...

Belajar dari mereka yang tepat.... (part 1)

Membaca dan mengagumi beberapa karyanya, membaca TL di twitterya sampai beberapa waktu yang lalu saya mengikuti seminarnya... Ippho Santosa, saya banyak belajar dari dia tentang kesuksesan, tentang 7 keajaiban rejeki dan percepatan rejeki... dari seminarnya ada satu hal yang sangat berkesan bagi saya.. ternyata untuk sukses berbakti kepada orang tua adalah hal yang sangat pokok dan tak bisa ditawar, kalo impian dan kehendak kita sudah selaras dengan orang tua tentu semua akan dimudahkan. berkaiatan dengan hal ini saya mempunyai cerita dan pengalaman pribadi tentang bagaimana keridhoan orang tua itu sangat manjur.. Cerita pertama adalah ketika saya selesai menamatkan pendidikan Mts/SMP saat itu Ibunda menyarankan saya untuk masuk sekolah SMK/SMEA, tapi saya bersikeras untuk bersekolah di Madrasah Aliyah, tak berapa lama sayapun mendaftarkan diri dan berhasil masuk tanpa tes, masa orientasi siswa pun saya jalani, dihari ke empat masa orientasi mengharuskan semua siswa baru untuk berma...

Rio..oh pakde

Gue kangen lu...pak de.. Pakde...gue yang satu ini..sungguh luar biasa, super sabar uy.... orangnya..komting terbaik gue..neh... pendiam..tapi cool men... ga pernah marah...tapi sekali marah...wow...luar biasa.... ini foto pakde lagi nyantai pulang kuliah sama pas liburan dulu...