Skip to main content

Syariah atau Konvensional

Sebagai umat islam kadang kita mendapati polemik seperti ini pilih yang konvensional atau syariah. Saat kita hendak menabung, memilih asuransi, kredit, dan sebagainya. Bagi sebagian orang mungkin hal ini tidaklah berbeda, tapi sebagai umat islam tentu kita harus berhati-hati saat akan melakukan sesuatu termasuk menggunakan salah satu produk keuangan.

Sebenarnya apa bedanya antara konvensional dengan syariah? Konvensional dalam prakteknya hanya mengandalkan akad perjanjian dengan prinsip-prinsip umum dan biasanya menganut sistem bunga, sedangkah yang syariah dalam prakteknya menggunakan prinsip-prinsip syariah dalam akadnya tanpa mengenal istilah bunga.

Sebagai umat islam yang mana sebaiknya yang dipilih?
Jika konvensional dengan adanya bunga jelas-jelas ini haram maka segera tinggalkan. Dengan demikian sudah tentu pilihlah produk-produk keuangan yang berbasis syariah. Saat menabung, pilihlah produk tabungan syariah, asuransi syariah, kredit syariah, dll. Sudah tanggung jawab kita sebagai umat islam untuk selalu memilih produk-produk yang sesuai prinsip-prinsip syariah.

Lalu, bagaimana jika kita ragu-ragu dengan produk syariah tersebut yang sebagian orang menilai sama saja dengan konvensional. Menurut saya tak perlu khawatir karena sudah ada Dewan Pengawas Syariah yang bertugas mengawasi produk-produk tersebut. Berilah kepercayaan penuh kepada lembaga tersebut agar hati kita tentram dan tenang. Paling tidak kita sudah berusaha untuk berhati-hati dengan memilih produk-produk syariah.

Bagaimana jika kita sudah terlanjur menggunakan produk konvensional? Jika itu tabungan atau giro segera cabut dan berahlihlah ke tabungan syariah. Jika itu kredit segera lunasi Jika mampu, Jika tidak mampu berusahalah untuk segera melunasinya paling tidak tertib dalam angsuran agar tidak kena denda dan ketika sudah lunas berjanjilah tidak akan mengulangiya.

Berhati-hatilah saat ini berbagai macam produk ribawi beredar di sekeliling kita. Mari berusaha menghindari sambil terus berdoa agar kita senantiasa berada dijalan yg sesuai syariat.

keep syar'i

Semoga Manfaat
*Raswan Abdullah

Comments

Popular posts from this blog

Anakku sakit

seminggu yang lalu istriku sakit ditambah 1 minggu lebih putriku sakit, dan 3 hari harus opname dirumah sakit, keceriaanya hilang, tak ada lagi suara tawa candanya yang tiap pagi selalu berkicau, gerak-geraknya pun melemah... namun demikian ada begitu banyak hikmah yang dapat kupetik saat sakitnya, selain sakit memang merupakan Takdir dari Alloh Azza Wajalla… PERTAMA, mungkin dari apa-apa yang dimakannya ada terdapat hal-hal yang haram/syubhat sumbernya, sehingga ini memberikan hikmah bagaimana agar aku lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang untuk keperluan nafkah anak dan istri. KEDUA, mungkin dalam pemilihan bahan makanan dan air kami selaku ayah dan ibu tidak teliti dengan membeli air sembarang saja tanpa memperhatikan higienitas, kesehatan sehingga Alloh menegur dengan member sakit di pencernaanya. dari kejadian ini kami akan berhati-hati dan selektif memilihkan bahan makanan dan minuman untuknya. KETIGA, mungkin selama ini kami terlena kehadirannya yang ter...

Belajar dari mereka yang tepat.... (part 1)

Membaca dan mengagumi beberapa karyanya, membaca TL di twitterya sampai beberapa waktu yang lalu saya mengikuti seminarnya... Ippho Santosa, saya banyak belajar dari dia tentang kesuksesan, tentang 7 keajaiban rejeki dan percepatan rejeki... dari seminarnya ada satu hal yang sangat berkesan bagi saya.. ternyata untuk sukses berbakti kepada orang tua adalah hal yang sangat pokok dan tak bisa ditawar, kalo impian dan kehendak kita sudah selaras dengan orang tua tentu semua akan dimudahkan. berkaiatan dengan hal ini saya mempunyai cerita dan pengalaman pribadi tentang bagaimana keridhoan orang tua itu sangat manjur.. Cerita pertama adalah ketika saya selesai menamatkan pendidikan Mts/SMP saat itu Ibunda menyarankan saya untuk masuk sekolah SMK/SMEA, tapi saya bersikeras untuk bersekolah di Madrasah Aliyah, tak berapa lama sayapun mendaftarkan diri dan berhasil masuk tanpa tes, masa orientasi siswa pun saya jalani, dihari ke empat masa orientasi mengharuskan semua siswa baru untuk berma...

Rio..oh pakde

Gue kangen lu...pak de.. Pakde...gue yang satu ini..sungguh luar biasa, super sabar uy.... orangnya..komting terbaik gue..neh... pendiam..tapi cool men... ga pernah marah...tapi sekali marah...wow...luar biasa.... ini foto pakde lagi nyantai pulang kuliah sama pas liburan dulu...