Pulau Laut Kotabaru, selalu menyimpan sejuta pesona keindahan. Pulau yang dikelilingi Laut ini memiliki garis pantai yang beragam, mulai dari pasir yang memanja untuk selalu dipijak sampe dengan deretan hutan bakau yang menghijau. Belum lagi kekayaan biota Laut yang berjuta macam, terumbu karang, ikan, udang, penyu, rumput Laut dan berbagai jenis plankton Lainnya.
Pesona Pariwisata seharusnya mampu menjadikan daerah ini seperti Pulau Pulau lain (Lombok, Bali, dll). Namun sayang kekayaan yg dimiliki daerah ini tak berbading lurus dengan kesejahteraan rakyatnya.
Begitu besarnya nikmat yang Allah Azza wajalla karuniakan untuk masyarakat Pulau ini. Tinggal bagaimana nikmat kekayaan ini dikelola dengan baik dan dimaksimalkan untuk sebesar besarnya kemakmuran rakyat, dan yang tak kalah penting adalah mensyukurinya.
Pagi ini aku berada didepan hamparan lautan antara Kotabaru dan Pulau Kalimantan, mataku selalu takjub dibuat oleh riak-riak kecil gelombang, nafasku selalu menghirup dengan nyaman dan nikmat aroma udara Laut yang menyapu seluruh tubuh. Terasa kecil diri ini berada ditengah Alam Raya yang luas ini.
Nikmat dunia yang kunikmati saat perjalanan ini adalah merupakan anugerah Allah azza wajalla yang masih belum seberapa dibanding nikmat akhirat yang lebih besar lebih menjanjikan dan tentu Saja abadi.
"Jika ingin tau perbandingan nikmat dunia dengan nikmat akhirat, maka celupkanlah jari kalian ke tengah lautan, kemudian angkat, air yang menetes dari jari itulah dunia, dan air laut itulah nikmat akhirat"
Dapat dibayangkan kan? Bagaimana dahsyatnya nikmat diakhirat kelak. Ayo persiapkanlah untuk itu, jangan terpesona dan terpedaya oleh nikmat dunia yang sementara ini.
"Tidaklah dunia ini hanyalah senda gurau dan permainan belaka"
Comments