Sepenggal bait lagu dari bang H. Rhoma Irama ini nampaknya mewakili perasaan seseorang yang sudah ditinggal/kehilangan seseorang begitu berarti dalam Hidupnya, Sepenggal bait tersebut sebagai berikut :
Kalau sudah tiada baru terasa
bahwa kehadirannya sungguh berharga
sungguh berat aku rasa, kehilangan dia
sungguh berat aku rasa, hidup tanpa dia
Dalam hidup kita tentu ada orang-orang yang begitu berharga untuk hidup kita, entah siapapun itu? Jika bagi kita dia memang berharga maka jagalah baik-baik dia, karena terkadang saat dia sudah tiada segala rasa termasuk cinta kadang baru terasa. Kalo sudah demikian tentu yang ada hanya seribu sesak didada, seribu penyesalan yang tak berguna, sederet kata sesal itu hanyalah sia-sia.
Boleh jadi orang berharga tersebut adalah orang tua kita baik itu ayah maupun ibu, bagi mereka yang orang tuanya masih lengkap bersyukurlah, karena tak semua orang seberuntung itu, jaga baik baik orang tua, berbaktilah dengan penuh suka cita, luangkan waktu selalu untuk keduanya, sesekali cobalah pijat kaki-kakinya, percayalah berbakti itu sungguh membahagiakan hati, dan untuk yang orang tuanya sudah tiada salah satu atau keduanya mari kita doakan setiap saat, dalam doa doa sholat kita, dalam rintihan-rintihan malam kita. Semoga orang tua kita yang sudah tida mendapat tempat Istimewa dan mulia.
Boleh jadi orang yang berharga tersebut adalah pasangan halal kita, mari semakin saling menjaga, baik rasa maupun raga, semoga dengan demikian keberkahan hidup akan selalu menaungi pernikahan kita, berkumpul dengan nyaman di dunia terlebih bisa bersama di surga.
Boleh jadi orang tersebut adalah anak-anak kita, jagalah anak-anak dengan memberikan pendidikan yang terbaik, pemahaman agama yang baik, isilah gizi anak-anak bukan hanya gizi raga melainkan pula gizi bagi jiwanya. Bagi ayah berilah Vitamin A (vitamin ayah) yang terbaik untuk anak-anak begitupula untuk Ibunda berilah Vitamin B (Vitamin bunda) yang berbaik. Semoga saya pun bisa jadi Vitamin A yang baik bagi dua bocah yang Allah Anugerahkan Mikha dan Azzam.
dan boleh jadi orang yang beharga tersebut adalah sahabat-sahabat, guru-guru, rekan kerja, pimpinan, para murid, dan sederet orang lain yang tanpa ada mereka tentu hidup kita menjadi tak lengkap rasanya.
Tulisan ini untuk mengenang Alm Ayahanda, meski aku tak pernah ingat bagaimana bentuk dan rupamu, Semoga Allah menempatkanmu di SurgaNya dan kelak kita bisa berjumpa dan berkumpul bersama di SurgaNya. Aamiin.
Tulisan ini untuk mengenang Alm Bapak, terimakasih untuk semua pengorbanan yang telah kau berikan, maafkan aku belum bisa sempurna berbakti semasa hidupmu. Semoga Allah menerima amal ibadahmu, mengampuni semua dosa-dosamu. Aaamiin.
Tulisan ini pun untuk mengenang kebaikan Alm. Drs. Said Husin Kadri, M.Si. Pimpinan yang baik bagi kami, yang selalu memotivasi untuk terus maju, tak pernah menghakimi tapi memberi solusi. Kini baru terasa, meski hanya dipimpin 2 tahun lamanya. Namun semua terasa begitu sempurna. Semoga Allah Azza wajalla menempatkan beliau ditempat yang mulia, menerima segala amal ibadah dan kebaikannya, mengampuni dan menghapus semua dosa-dosanya.
Mari jaga baik-baik orang-orang berharga disekitar kita.
Semoga manfaat
*Raswan Abdullah
Mari jaga baik-baik orang-orang berharga disekitar kita.
Semoga manfaat
*Raswan Abdullah
Comments